Apa Itu Rayap?

Rayap adalah serangga bertubuh lunak yang biasanya disebut semut putih. Dengan ukuran tubuh yang kecil (4-11 mm) dan terdiri atas tiga bagian tubuh yang berbeda yaitu, kepala, dada dan perut. Koloni rayap terdiri atas beberapa individu berbeda yang dikenal dengan kasta. Masing-masing kasta memiliki tugas sendiri dalam sebuah koloni. Anggota tertinggi dalam koloni rayap adalah ratu rayap. Rayap merupakan serangga dengan umur terpanjang di dunia.

Serangga ini termasuk bagian dari ordo Isoptera. Nama tersebut berasal dari tubuh mereka yang memiliki sayap berukuran sama, iso=sama dan pteron=sayap. Rayap produktif memiliki sayap panjang, tipis, dua pasang serta memiliki ukuran dan bentuk serupa. Setelah menanggalkan sayapnya, rayap tersebut melakukan perkawinan singkat di mana pejantan dan betina berpasangan untuk memulai koloni baru.

Rayap merupakan serangga sosial, yang ditandai dengan adanya pembagian peran dalam kasta dalam hal berbagi makanan, sarang dan sumber daya serta kerja sama dalam membesarkan rayap muda. Kasta tersebut terdiri dari kasta rayap pekerja, prajurit dan reproduktif. Kelompok sosial rayap tanah meliputi jantan dan betina, tidak seperti sebagian besar serangga sosial lainnya yang anggotanya sebagian besar adalah pejantan.

Apa itu Koloni Rayap?

Kasta Pekerja

Rayap pekerja adalah rayap jantan dan betina yang secara fisik maupun seksual masih muda. Rayap pekerja merupakan anggota terbanyak dalam kasta koloni rayap. Mereka bertugas mencari makan, menyimpan makanan, merawat induk dan larva, memelihara sarang, menggali, memperbaiki serta  membuat rongga dan saluran sarang. Hanya rayap pekerjalah yang memiliki kemampuan mencerna selulosa dalam kayu. Hal ini karena rayap pekerja memiliki flagellate dalam ususnya yang membantu mencerna selulosa. Serangga tak bersayap ini biasanya adalah rayap pertama yang terlihat saat rongga sarang atau sebatang kayu yang menjadi sarangnya diganggu.

Kasta Prajurit

Rayap prajurit adalah rayap jantan atau betina yang secara fisik dan seksual masih muda yang peran utamanya adalah melindungi koloni. Rayap ini memiliki rahang besar yang membuatnya tidak mampu makan sendiri. Karena itu, mereka sangat bergantung pada rayap pekerja yang memberikan mereka makanan muntahan. Kepala rayap prajurit ini sangat panjang. Mereka sangat panjang.

Mereka memiliki anatomi dan perilaku khas. Rayap prajurit dalam famili tertentu biasanya buta, sedangkan rayap prajurit yang berkembang dari garis reproduktif sebagian matanya berfungsi. Identifikasi spesies dan tugas taksonomi lainnya seringkali dilakukan dengan menggunakan kepala, rahang bawah, dan nasus prajurit karena karakteristik masing-masing spesies yang berbeda.

Kasta Reproduksi

Alate atau rayap reproduktif bersayap memiliki dua pasang sayap berukuran sama. Alate memiliki dua mata yang berfungsi dengan baik dan dapat bertahan dari dehidrasi. Kasta khusus ini seringkali disalahpahami sebagai semut terbang, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa rayap sedang membuat sarang di sekitar properti mereka.

Rayap reproduktif berperan penting dalam mendirikan koloni baru. Terdapat tiga jenis rayap reproduktif dalam sebuah koloni rayap, yaitu reproduktif “Primer”, “Sekunder” dan “Tersier”.

Rayap reproduktif primer adalah swarmer (alate) yang berhasil selamat dari bahaya penyebaran atau musim “kawin” dan menetap untuk bertelur dan merawat telur pertamanya.

Jika koloni rayap terlalu besar, dan kemampuan ratu rayap untuk bertelur menurun, Rayap reproduktif sekunder bertelur untuk meringankan beban ratu rayap. Meskipun rayap reproduktif sekunder bertelur dalam jumlah yang lebih sedikit daripada ratu rayap, jumlah mereka dalam koloni bisa mencapai ratusan. Kontribusi mereka untuk kapasitas bertelur sebuah koloni dapat menjadi luar biasa dan ketika ratu mati mereka dapat mengambil alih total tugas reproduksi. Rayap reproduktif tersier berasal dari rayap pekerja yang telah berkembang jika sebagian koloni tertentu terisolasi dari koloni utamanya. Rayap reproduktif atau ergatoid ini, tidak bersayap dan terlihat seperti rayap pekerja besar.

Perbedaan Antara Rayap & Semut

Terdapat tiga perbedaan morfologi utama yang membedakan rayap bersayap dari semut bersayap. Rayap memiliki antena di kepalanya yang berbentuk lurus dan agak melengkung, sedangkan semut memiliki sepasang antena yang menyiku. Rayap bersayap memiliki pinggang lebar, tidak seperti semut yang berpinggang sempit. Rayap memiliki sayap dengan ukuran sama, sedangkan bagian depan sayap semut berukuran jauh lebih panjang.

Cara Rayap Masuk ke dalam Rumah/Properti

Rayap terus bergerak dalam tanah untuk mencari makan. Properti Anda mungkin baik-baik saja hari ini, tapi tidak untuk esok. Mereka merayap masuk melalui celah-celah setipis kertas untuk memasuki rumah kita. Makhluk mungil ini merespons tanda-tanda lingkungan seperti kelembapan dan gradien suhu. Rayap dapat masuk melalui retakan fondasi, sambungan tembok, celah pipa saluran air dan titik lainnya yang dapat dimasuki.

Meski rayap membangun sarangnya di dalam tanah secara acak, namun penelitian menunjukkan sebaliknya. Rayap mencari area dengan membuat rongga yang tersebar berkat koloni dengan pola menyebar. Pola pencarian ini bercabang dan memiliki sub-cabang sehingga rayap dapat mencakup area seluas mungkin. Dengan kata lain, cepat atau lambat, jika terdapat properti di dalam area tersebut mereka akan menemukannya.

Seperti Apa Tanda Peringatannya?

Rayap jarang muncul ke permukaan untuk mencari makan. Biasanya, Anda akan menemukan adanya rayap setelah terjadi kerusakan pada properti Anda. Namun, terdapat beberapa tanda-tanda yang dapat diketahui.

  • Segerombolan rayap ada di dalam atau di sekitar rumah Anda, terutama di dekat sumber lampu setelah hujan.
  • Adanya sarang lumpur pada pondasi atau tembok lain yang melebar dari tanah menjalar ke atas masuk ke dalam rumah.
  • Adanya bangkai sayap di dekat pintu dan jendela.
  • Cat yang mulai menggelembung pada permukaan kayu yang seakan berongga bila diketuk.
  • Suara rayap yang menggerogoti dan memamah pada permukaan kayu.

Konsep Umpan

Sistem umpan rayap memanfaatkan perilaku alami rayap. Sebagai serangga sosial, rayap membagi makanan mereka dalam proses yang dinamakan trofalaksis. Dengan memanfaatkan perilaku ini, racun yang bereaksi perlahan dapat ditransfer ke seluruh koloni. Pelepasan racun secara perlahan penting agar rayap dapat makan, merayap kembali ke sarangnya, dan berbagai makanan sebelum racunnya bereaksi.

Kunci konsep ini adalah penggunaan sistem yang menarik rayap ke wadah makan yang dapat diakses berisikan matriks umpan, yang kemudian akan dibawanya kembali ke sarangnya. Lambat laun, racun yang bereaksi secara perlahan akan membunuh banyak rayap hingga rayap tidak dapat mempertahankan koloninya, yang akhirnya akan “sakit” dan mati.

Kenapa Menggunakan Umpan?

Penanganan menggunakan termitisida konvensional seringkali dilakukan dengan cara mengebor dan menyuntikkan bahan kimia dalam jumlah yang cukup banyak ke dalam tanah dan menimbulkan berbagai efek samping terkait termasuk gangguan dan bahkan kerusakan pada properti. Jika dibandingkan, umpan rayap lebih ramah lingkungan dalam membasmi hama rayap, hanya menggunakan sedikit bahan kimia khusus hama dengan cara penggunaan yang tidak berbahaya dan tidak mengganggu. Umpan ini sangat cocok untuk segala situasi, bahkan bagi yang sensitif terhadap insektisida.

Bagaimana Cara Kerja Xterm™?

Sistem Umpan Rayap Xterm™ mencakup komponen Atas Tanah dan Dalam Tanah yang memanfaatkan kartrid berisi matriks umpan yang dirancang khusus untuk memaksimalkan penerimaan rayap.

Kartrid umpan Xterm™ berisi pengendali pertumbuhan serangga paling mutakhir yang dapat membasmi wabah rayap di dalam tanah dengan cepat. Mudah ditangani dan dipasang, tanpa harus mengebor serta ramah lingkungan.

Umpan akan menarik rayap ke wadah umpan agar rayap memakannya meski terdapat banyak suplai makanan alternatif di area tersebut. Pengendali pertumbuhan serangga yang bereaksi perlahan dalam Xterm™ akan dibawa kembali ke sarang dan menyebar ke seluruh koloni sebelum bereaksi. Hal ini memungkinkan umpan dapat mencapai kasta Ratu dan Raja. Dengan kata lain, sasaran pembasmian Xterm™ adalah hingga ke pusat koloni.

Xterm™ menawarkan alat pembasmi dan pembersih profesional, dengan formulasi praktis yang mudah dipasang, diperiksa serta dipantau.

Keunggulan Xterm™

  • Aksi lebih cepat
  • Pemasangan mudah dan tidak merepotkan
  • Ramah lingkungan
  • Desain wadah umpan sederhana dan tidak mencolok
  • Formulasi selulosa yang dikompres secara unik dan sangat menarik rayap
WordPress Video Lightbox